FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGANGGURAN TERSELUBUNG DI PERDESAAN JAWA TENGAH Analisis Data Sakernas 2007

Dewi Hartina

Abstract


Utilizing the 2007 National Employment Survey (Sakernas), this article aims to explore disguise unemployment in rural areas of Central Java. Several factors related to this issue namely sex, age, education level, household status, marital status and type of occupation were analyzed. Disguise unemployment is an important phenomenon, because it is not only seen from the amount of working hours but also the rate of income, thus disguise unemployment also related to productivity. Based on the 2007 Sakernas, disguised unemployment in rural Central Java are higher than those in rural areas of other Provinces in Java .. Generally, this study shows that education level and type of occupation are strongly influence the status of disguise unemployment. The higher education level is the lower chance of an individual to be disguise unemployment. Meanwhile, based on the type of occupation, agricultural workers have a more chance becoming disguise unemployment than the worker in manufacture and service sector. In addition, agriculture also has less productivity rate than other sectors. Thereby. increasing the agricultural productivity in rural Central Java will reduce indirectly the amount of disguise unemployment in this area, which then may improve the welfare of Central Java populations.

Keywords: Unemployment, productivity; rural areas


Full Text:

PDF

References


Agung, I. Gusti Ngurah. (2004). Statistika: Pengantar Metode Analisis untuk

Tabulasi Sempurna dan Tak Sempurna dengan SPSS. Edisi kedua. PT. Rajagafindo Persada Jakarta.

Ananta, Aris. (1991). Beberapa Skenario Ketenagakerjaan Indonesia 1990:

Suatu Pendekatan Baru. Jakarta: Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Badan Pusat Statistik. (2000). Survei Angkatan Kerja Nasional Bulan Agustus 2002. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2002a). Data dan Informasi Kemiskinan Tahun 2002. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2002b). Survei Angkatan Kerja Nasional Bulan Agustus 2002. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2003). Data dan Informasi Kemiskinan Tahun 2003. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2004). Data dan Informasi Kemiskinan Tahun 2004. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2005). Data dan Informasi Kemiskinan Tahun 2005. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2006). Data dan Informasi Kemiskinan Tahun 2006. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2007). Survei Angkatan Kerja Nasional Bulan Agustus 2007. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2008). Perkembangan Beberapa Indikator Utama Sosial Ekonomi Indonesia Maret 2008. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik. (2009). Survei Angkatan Kerja Nasional Bulan Febuari 2009. Jakarta: BPS.

Cendrawati, Nur Kartika. (2000). "Analisis Pengangguran di Indonesia Berdasarkan Data Sakerti 1993". Tesis. Program Pascasarjana Kajian Kependudukan dan Ketenagakerjaan Universitas Indonesia. Depok.

Ehrenberg, R.G and R.S. Smith. (1994). Modern Labor Economics. Fifth Edition. New York, NY: Harper Collins.

Erwidodo. (1993). Evaluasi perkembangan tingkat upah di sektor pertanian. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian. Bogor.

Harmadi, S. H. B. (2007) ''Pengangguran, Kemiskinan dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia". Warta Demografi. 37. (3). Lembaga Demografi FE-UI. Depok.

Nachorwi, D. N. & H. Usman. (2002). Penggunaan Teknik Demografi: Pendekatan popular dan Praktis dilengkapi Teknik Analisis dan Pengolahan data dengan menggunakan Paket Program SPSS. Cetakan pertama. PT. Rajagafindo Persada. Jakarta.

Ngadi. (2005). "Pengangguran terbuka dan setengah pengangguran di Indonesia periode 1996-2004: konsep, isu dan implikasi kebijakan". Warta Demografi. 35 (4). Lembaga Demografi FEUI.Depok

Rusastra, I. W dan M. Suryadi. (2004). "Ekonomi Tenaga Kerja Pertanian dan Implikasinya dalam Pengingkatan Produksi dan Kesejahteraan Buruh Tani". Jurnal Litbang Pertanian 3 (23). (www.pustaka-deptan.go.id/publikasi/p3233043 .pdf).

Rusastra, I. W dkk. (2005). "Analisis Ekonomi Ketenagakerjaan Sektor Pertanian dan Perdesaan di Indonesia". Laporan Eksekutif. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian. (www.pse.litbang.deptan.go.id/ind/pdffiles/LHP IWR 2005.pdt).

Soeprobo, T. B. (2002). Indonesia Youth Employment, Prepared for ILO/Japan Tripartite Regional Meeting on Youth Employment in Asia and the Pacific Bangkok, 27 February-1 March 2002.

Sugiyarto, G. (2007). Measuring Underemployment: Establishing the Cut off Point. ERD Working paper no. 92. Asian Development Bank. Philippines.




DOI: https://doi.org/10.14203/jki.v4i1.175

Copyright (c) 2009 Jurnal Kependudukan Indonesia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Research Center for Population, Indonesian Institute of Sciences

Widya Graha Building, 7th and 10th floors, Ruang 2127
Jl. Jenderal Gatot Subroto 10 Jakarta Selatan, Telp (021) 5221687
Website: http:/kependudukan.lipi.go.id;
E-Journal: http://ejurnal.kependudukan.lipi.go.id
Pustaka: http://pustaka.kependudukan.lipi.go.id
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------